MENINGKATKAN IMAN KEPADA MALAIKAT
Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah
“Studi Mata Pelajaran PAI”
Di Susun Oleh:
Sifa Ma’rifat (210312220)
Dosen Pengampu:
Erwin Yudi Prahara, M.Ag
TB.G/6
JURUSAN TARBIYAH
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI
(STAIN) PONOROGO
MARET 2015
PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang
Dewasa ini pengetahuan tentang
agama sedikit banyak mulai luntur dari kalangan umat islam sendiri, khusunya
kaula muda. Mereka yang mengaku islam, justru kebanyakan tidak tahu mengenai
ajaran ( syariat) islam, pedoman islam, asas-asas agama islam, dan lain-lain
yang berkaitan dengan islam. Hal semacam ini tentu membuat hati semakin miris.
Apalagi kita yang notabene sebagai mahasiswa muslim yang sepatutnya mengenal
agama lebih dalam sebagai pedoman hidup, malah tidak mengerti bahkan tidak
perduli sama sekali terhadapnya.
Banyak sekali sebenarnya
persoalan dalam islam yang memang seharusnya patut untuk kita ketahui sebagai
umat islam. Berkaitan mengenai asasnya, agama islam memiliki dua asas yaitu,
islam dan iman yang tertuang dalam lima rukun islam dan enam rukun iman. termasuk
iman kepada malaikat Allah, disini pemakalah akan menyampaikan sedikit mengenai
iman kepada malaikat
B.
Rumusan Masalah
1.
Apa
pengertian dari beriman kepada malaikat!
2.
Apa
saja macam-macam malaikat dan tugas-tugasnya!
3.
Apa
saja sifat yang dimiliki malaikat!
4.
Bagaimana
cara beriman kepada malaikat!
5.
Bagaiman
penerapan iman kepada malaikat dalam setiap perilkau!
6.
Apa
hikmah dari beriman kepada malaikat!
|
1
|
A.
Pengertian Iman Kepada Malaikat
1.
Pengertian
iman
Menurut bahasa
iman artinya percaya atau yakin. Adapun menurut istilah iman artinya keyakinan
yang dibenarkan dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan amal
dan perbuatan.
2.
Pengertian
malaikat
Menurut bahasa
malaikat berasal dari kata مَلَكَ yang mempunyai jamak dari kata مَلَائِكَ yang artinya risalah atau menyampaikan pesan.
Adapun menurut istilah malaikat artinya makhluk Allah swt. yang bersifat gaib
yang diciptakan dari nur (cahaya) wujudnya tidak bisa dilihat, didengar,
diraba, dirasakan, tidak duniawi, dan selalu tunduk dan patuh kepada Allah swt.
Iman kepada
malaikat adalah bagian dari rukun iman. Iman kepada malaikat maksudnya adalah
meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat melihat mereka, dan bahwa
mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah menciptakan mereka dari
cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat kepada-Nya.[1]
B.
Macam-macam malaikat dan tugasnya
|
2
|
1.
Malaikat
yang ditugasi menyampaikan (membawa) wahyu Allah kepada para rasul-Nya. Ia
adalah ar-Ruh al-Amin atau Jibril
2.
Malaikat
yang diserahi utusan hujan dan pembagiannya menurut kehendak Allah. Ia adalah
malaikat Mikail
3.
Malaikat
yang diserahi terompet, yaitu Isrofil. Ia menuipnya sesuai perintah Allah
dengan tiga kali tiupan, tiupan faza’ (ketakutan), tiupan sha’aq
(kematian), dan tiupan ba’ts (kebangkitan)
4.
Malaikat
yang ditugasi mencabut ruh, yakni malaikat maut dan rekan-rekannya. Yaitu
malaikat Izrail
5.
Malaikat
yang ditugasi berada disebelah kanan manusia dan mencatat amal baik manusia
adalah malaikat Raqib.
6.
Malaikat
yang ditugasi berada disebelah kiri manusia dan mencatat amal buruk manusia
adalah malaikat Atid[3]
7.
Malaikat
munkar dan malaikat nakir adalah menanyai manusia di alam barzakh (alam kubur).
Alam barzakh merupakan alam gaib yang merupakan pembatas antara alam dunia dan
alam akhirat
8.
Malaikat
malik tugasnya menjaga neraka.
9.
Malaikat
ridwan tugasnya menjaga surga.
C.
Sifat-sifat malaikat
Sifat-sifat malaikat Allah adalah sebagai berikut:
1.
Malaikat
diciptakan dari nur (cahaya)[4]
Hadits
riwayat Muslim
خُلِقَ
الْمَلِكُ مِنْ نُوْرِ وَخُلِقَ الْجَانُّ مِنْ نَارِ
Artinya:“Malaikat itu diciptakan dari cahaya, jin diciptakan
dari api yang menyala.”
2.
Malaikat
selalu bersujud kepada Allah
3.
Malaikat
dapat berubah bentuk
4.
Malaikat
tidak menyombongkan diri
5.
Malaikat
selalu bertasbih kepada Allah
Allah swt
berfirman:
tbqßsÎm7|¡ç @ø©9$# u$pk¨]9$#ur w tbrçäIøÿt ÇËÉÈ
Artinya:”Mereka
selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.” (Q.S. al-Anbiya’:
20)
6.
Malaikat
selau memberi salam kepada ahli surga
7.
Malaikat
memohonkan ampun kepada orang yang beriman
8.
Hamba
Allah yang dimuliakan, tidak pernah durhaka, tidak pernah maksiat, tidak pernah
menentang perintah Allah swt
9.
Malaikat
tidak berjenis kelamin
10.
Malaikat
tidak makan dan tidak minum
D.
Cara beriman kepada malaikat
Allah
menciptakan makhluknya ada dua macam, yaitu makhluk nyata (seperti: manusia,
tumbuhan, binatang) dan makhluk ghaib (seperti: jin, malaikat, iblis, setan).
Oleh karena itu, cara kita beriman kepada malaikat adalah salah satu makhluk
ciptaan Allah yang bersifat gaib, sebagai utusan Allah dan yang menjalankan
perintah-Nya.[5]
Allah menjadikan Iman ini sebagai aqidah seorang mukmin, allah mewajibkan
percaya kepada hal-hal tersebut dan mengafirkan orang-orang yang mengingkarinya
Rasulullah
menjadikan iman itu adalah dengan mempercayai rukun Iman. Sedangkan rukun Iman
kepada malaikat adalah sebagian dari iman tersebut. Keberadaan malaikat
ditetapkan berdasarkan dalil-dalil yang pasti sehingga mengingkarinya adalah
kufur berdasarkan ijma’ umat islam, karena ingkar kepada mereka berarti
menyalahi kebenaran al-Qur’an dan as-Sunnah.[6]ciri-ciri
orang yang beriman kepada malaikat sebagai berikut:
1. Memercayai atau meyakini dalam hati bahwa malaikat adalah makhluk gaib yang
lebih dulu diciptakan Allah daripada manusia.
2. Memercayai atau meyakini dalam hati bahwa para malaikat itu bersifat tubuh
halus (gaib), selalu taat terhadap perintah Allah, dan tak pernah durhaka
kepada-Nya
3. Memercayai atau meyakini dalam hati bahwa tugas para malaikat itu
bermacam-macam, baik kaitannya dalam alam rohani atau alam dunia, khususnya
umat manusia
4. Meyakini atau memercayai dalam hati bahwa orang beriman dan beramalsaleh
itu kedudukannya lebih tinggi daripada malaikat
5. Pernyataan lisan, yaitu percaya adanya malaikat dan sifat-sifat dengan
caramempelajari Alquran dan Hadits.
6. Melakukan perbuatan-perbuatan yang mencerminkan iman kepada malaikat[7]
E.
Penerapan iman kepada malaikat dalam setiap perilaku
Adapun penerapan sikap dan perilaku yang mencerminkan beriman kepada
malaikat ialah sebagai berikut :
1.
Membiasakan dan senang sekali melakukan
kegiatan amal saleh, disiplin dan patuh kepada ajaran Islam
2.
Bekerja keras (berjihad) dan tidak khawatir,
karena yakin akan perlindungan Allah SWT
3.
Memurnikan ajaran Islam dengan memantapkan
tauhid dalam jiwa, dan menjauhi mempercayai takhayul dan mistik.
4.
Menjauhi dan mencegah perbuatan-perbuatan
tercela yang tidak diridlai Allah SWT.
5.
Waspada dan mawas diri karena merasakan
kehadiran malaikat yang senantiasa mengawasinya.
6.
Jujur dan meyakini bahwa kelak akan
mempertanggung jawabkan semua perbuatannya yang baik dan buruk.[8]
F.
Hikmah beriman kepada malaikat
Iman kepada
malaikat adalah slaha satu dari arkanul iman yang tidak boleh sedikitpun
bercampur dengan keraguan. Iman kepada malaikat termasuk pengertian “al-birru”
(kebajikan) sebagaimana yang dinyatakan oleh Allah swt:
£`Å3»s9ur §É9ø9$# ô`tB z`tB#uä «!$$Î/ ÏQöquø9$#ur ÌÅzFy$# Ïpx6Í´¯»n=yJø9$#ur ...
Artinya:”Tetapi
yang disebut kebajikan adalah orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir
serta Malaikat...” (Q.S. Al-Baqarah: 177)
Dengan beriman kepada malaikat sesorang akan:
1.
Lebih
mengenal kebesaran dan kekuasaan Allah swt yang menciptakan dan menugaskan para
Malaikta tersebut
2.
Lebih
bersyukur kepada Allah swt atas perhatian dan perlindungan-Nya dengan
menugaskan para malaikat untuk menjaga, membantu, mendoakan hamba-hamba-Nya
3.
Berusah
berhubungan dengan para malaikat dengan jalan mensucikan jiwa, membersihkan
hati dan meningkatkan ibadah kepada Allah swt, sehingga seseorang akan sangat
beruntung bila termasuk golongan yang didoakan oleh para malaikat, sebab doa malaikat
tidak pernah ditolak Tuhan
4.
Berusaha
selalu berbuat kebaikan dan menjauhi segala kemaksiatan serta ingat senantiasa
kepada Allah bswt, sebab, para malaikat selalu mencatat dan mengawasi amal
perbuatan manusia[9]
KESIMPULAN
Iman kepada malaikat adalah bagian dari rukun iman. Iman kepada
malaikat maksudnya adalah meyakini adanya malaikat, walaupun kita tidak dapat
melihat mereka, dan bahwa mereka adalah salah satu makhluk ciptaan Allah. Allah
menciptakan mereka dari cahaya. Mereka menyembah Allah dan selalu taat
kepada-Nya
Keberadaan malaikat ditetapkan berdasarkan dalil-dalil yang pasti
sehingga mengingkarinya adalah kufur berdasarkan ijma’ umat islam, karena
ingkar kepada mereka berarti menyalahi kebenaran al-Qur’an dan as-Sunnah Adapun penerapan sikap dan perilaku yang mencerminkan beriman kepada
malaikat ialah sebagai berikut :
1.
Membiasakan dan senang sekali
melakukan kegiatan amal saleh, disiplin dan patuh kepada ajaran Islam
2.
Bekerja keras (berjihad) dan tidak
khawatir, karena yakin akan perlindungan Allah SWT
3.
Memurnikan ajaran Islam dengan
memantapkan tauhid dalam jiwa, dan menjauhi mempercayai takhayul dan mistik.
4.
Menjauhi dan mencegah
perbuatan-perbuatan tercela yang tidak diridlai Allah SWT.
5.
Waspada dan mawas diri karena
merasakan kehadiran malaikat yang senantiasa mengawasinya.
6.
Jujur dan meyakini bahwa kelak akan
mempertanggung jawabkan semua perbuatannya yang baik dan buruk
|
8
|
Chakim, Lukman dan Sholehudin. Akidah Akhlaq. Jakarta:
Kementrian Agama Republik Indonesia. 2014
Erwita dkk. Akidah
Akhlaq. Solo: Putra Kertonatan. 2014
Ilyas, Yunahar.
Kuliah Aqidah Islam. Yogyakarta: LPII. 1993
Tim Ahli Ilmu Tauhid. At-Tauhid Lish-Shafith Tsani Al-’Ali.
terj Agus Hasan Bashori. Jakarta: Darul Haq. 2006
http://rizkyarlin.blogspot.com/2013/08/tanda-tanda-beriman-kepada-malaikat.html.
diakses pada tanggal 16 maret 2015 pukul 10:03
https://syaunarahman.wordpress.com/2011/01/20/standar-kompetensi-8-meningkatkan-keimanan-kepada-malaikat-malaikat-allah-swt/. diakses
pada tanggal 16 maret 2015 pukul 10:20
[2] Erwita dkk, Akidah
Akhlaq (Solo: Putra Kertonatan, 2014), 27
[4] Yunahar Ilyas,
Kuliah Aqidah Islam (Yogyakarta: LPII, 1993), 81
[5] Erwita, Akidah
Akhlaq, 21-22
[6] Tim Ahli Ilmu
Tauhid, At-Tauhid Lish-Shafith Tsani Al-’Ali, 52
[7] http://rizkyarlin.blogspot.com/2013/08/tanda-tanda-beriman-kepada-malaikat.html. diakses pada
tanggal 16 maret 2015 pukul 10:03
[8] https://syaunarahman.wordpress.com/2011/01/20/standar-kompetensi-8-meningkatkan-keimanan-kepada-malaikat-malaikat-allah-swt/. diakses pada
tanggal 16 maret 2015 pukul 10:20
[9] Yunahar Ilyas,
Kuliah Aqidah Islam, 92